Dataiku Cobuild mengatasi kesenjangan implementasi AI di perusahaan dengan mengubah kebutuhan bisnis nyata menjadi proyek AI yang transparan, terkelola dengan baik, dan siap digunakan sejak awal.
SINGAPURA, 17 Juni 2026 /PRNewswire/ — Dataiku, platform yang membantu perusahaan mengembangkan dan mengelola kecerdasan buatan (AI), meluncurkan Dataiku Cobuild, agen AI yang membantu berbagai tim di perusahaan mengubah tujuan bisnis menjadi proyek AI yang siap digunakan, tanpa perlu menulis kode pemrograman atau mengabaikan standar tata kelola yang berlaku di organisasi.
Peluncuran ini hadir pada momen yang krusial. Selama beberapa tahun terakhir, perusahaan telah berinvestasi dalam membangun fondasi data modern dan merancang strategi AI. Namun, kesenjangan antara eksperimen AI dan implementasi operasional masih menjadi tantangan yang signifikan. AI pembuat kode memang telah diadopsi dengan cepat untuk mempercepat pengembangan perangkat lunak, tetapi hasilnya sering kali melampaui kemampuan atau alat yang dimiliki sebagian besar tim bisnis dan tata kelola untuk meninjaunya dengan benar. Di sisi lain, banyak platform pembuatan agen AI menghasilkan prototipe yang terpisah dari infrastruktur perusahaan. Kondisi tersebut menyebabkan antrean proyek AI terus bertambah, kompleksitas teknis meningkat, dan proses implementasi berjalan lebih lambat.
"AI memang dapat mempercepat proses pengembangan ide menjadi solusi yang siap diterapkan. Namun, sebuah perusahaan, terutama di industri farmasi, tidak hanya membutuhkan teknologi yang terlihat canggih. Solusi tersebut harus dapat dipahami dengan jelas, mudah diaudit, dan aman digunakan dalam aktivitas operasional sehari-hari. Dataiku Cobuild menjawab kebutuhan tersebut," ujar Neil Patel, Senior Director, Analytics Experience, Pfizer.
Berawal dari kebutuhan atau tantangan bisnis yang ingin diselesaikan, Cobuild secara otomatis menerjemahkannya menjadi proyek AI yang lengkap di platform Dataiku, dengan tata kelola yang sudah tertanam sejak tahap awal. Didukung model AI generasi terbaru, Cobuild mampu mengidentifikasi data yang relevan, menyusun alur kerja yang tepat, serta membangun berbagai komponen yang dibutuhkan, mulai dari rencana pengembangan data, model machine learning, agen AI, hingga aplikasi pendukung. Hasilnya kemudian ditampilkan dalam bentuk alur visual yang dapat ditinjau, disunting, dan disetujui oleh seluruh pemangku kepentingan sebelum diterapkan ke lingkungan produksi.
"Pengembangan berbasis AI hanya akan bermanfaat jika hasilnya benar-benar dapat diterapkan di lingkungan perusahaan," ujar Clément Stenac, co-founder dan CTO Dataiku. "Artinya, solusi yang dibangun juga harus mudah dipahami oleh tim bisnis, dapat diawasi dengan baik oleh tim yang mengelola risiko, serta siap dioperasikan oleh tim TI. Cobuild memenuhi kebutuhan tersebut. AI menghadirkan kecepatan, tim bisnis memahami kebutuhan perusahaan, dan tim TI tetap memegang kendali penuh atas implementasinya."
Cobuild sepenuhnya beroperasi dalam kerangka tata kelola dan mekanisme perizinan yang telah tersedia di Dataiku. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat memperluas penggunaan AI di berbagai unit bisnis tanpa mengurangi pengawasan dan kontrol yang dibutuhkan. Selain itu, perusahaan juga dapat menjalankan Cobuild melalui layanan AI milik Dataiku (Dataiku AI Services) atau menghubungkannya dengan model AI pilihan sendiri melalui Dataiku LLM Mesh. Platform ini mendukung berbagai penyedia model AI terkemuka, termasuk Snowflake Cortex AI, OpenAI, Anthropic, AWS Bedrock, Google Gemini, Microsoft Foundry, dan Databricks AI Gateway. Dukungan tersebut membebaskan perusahaan dalam memilih model, mengelola lokasi penyimpanan data, serta menjaga kepatuhan terhadap kebijakan internal.
Ketersediaan
Dataiku Cobuild mulai tersedia secara umum bagi pelanggan pada 18 Juni 2026. Informasi lebih lanjut mengenai implementasi Cobuild dapat diperoleh melalui situs resmi Dataiku: https://www.dataiku.com/product/cobuild.
Tentang Dataiku
Dataiku merupakan platform yang membantu perusahaan membangun, menerapkan, dan mengelola AI dalam satu lingkungan kerja terintegrasi. Melalui platform ini, tim bisnis, analis data, dan pengembang dapat merancang serta mengoperasikan analitik, machine learning, dan agen AI dengan tingkat transparansi, kolaborasi, dan kontrol yang dibutuhkan perusahaan. Dataiku menghubungkan berbagai platform data, infrastruktur komputasi awan, dan layanan AI. Dengan demikian, perusahaan dapat mengelola seluruh ekosistem AI secara terpusat, bahkan ketika menggunakan solusi dan teknologi AI dari berbagai penyedia secara bersamaan.
Berbagai perusahaan terkemuka di dunia memanfaatkan Dataiku untuk mengelola AI sehingga Dataiku berperan sebagai penggerak kinerja bisnis yang menghasilkan manfaat nyata. Informasi selengkapnya tersedia di blog, LinkedIn, X, dan YouTube Dataiku.






