Budaya

Tumpek Landep, Gubernur Nedunang Keris di Jayasabha

GUBERNUR WAYAN KOSTER BERSAMA ISTRI (AMO-BALI)

Kabarbali.com – Gubernur Bali Wayan Koster melakukan prosesi nedunang keris untuk diupacarai di Pura Penataran Kertha Saba serangkaian piodalan yang bertepatan dengan perayaan Tumpek Landep, Sabtu 27 Oktober 2018.

Dalam prosesi tersebut, Gubernur Bali didampingi Ny Putri Suastini Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardana Sukawati mundut sarana upakara sebagai pengiring prosesi nedunang dan mendak keris.

BACA JUGA: Rancang Regulasi Energi Bersih, Gubernur Dorong Penggunaan Motor Listrik

Selanjutnya, keris pusaka tersebut kalinggihang di Pura Penataran Kertha Saba untuk diupacarai. Prosesi upacara dipuput oleh Ida Pedanda Istri Mayun dari Griya Beji Kawan, Tegal Denpasar tersebut berlangsung hikmat dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali.

Rangkaian ritual piodalan juga diisi dengan Tari Rejang Renteng yang dipimpin langsung oleh Ibu Putri Suastini Koster serta tari Topeng Tua dan Topeng Sidakarya. Prosesi diakhiri dengan persembahyangan bersama dan nunas nasi yasa.

BACA JUGA: Wagub Cok Ace Bicara Arti Penting Karya Agung Danu Kertih

Bagi umat Hindu, perayaan Tumpek Landep yang datang setiap 210 hari sekali pada Saniscara Kliwon Wuku Landep ini bermakna menajamkan hati dan pikiran.

Pada perayaan hari ini, umat Hindu melaksanakan sradha bhakti untuk mempertajam hati dan pikiran agar dapat melaksanakan swadharma masing masing dengan lebih baik. (amo-bali)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top