Peristiwa

Tak Hanya Eka, Desak Juga Siram Santi Air Panas

Korban Eka Febriyanti saat melapor ke Polda Bali (dok)

Kabarbali.com – Korban Desak Made Wiratinigsih, majikan yang menyiram air panas ke tubuh asisten rumah tangga (ART) di Bali bertambah. Rupanya korban bukan hanya Eka Febriyanti, namun juga Santi Yuni Astuti. Santi Yuni Astuti di berita sebelumnya ditulis sebagai anak Desak Made Wiratiningsih. Padahal, ia juga merupakan ART yang merupakan adik tiri Eka Febriyanti.

Santi Yuni Astuti memang diketahui ikut menyiram air panas ke tubuh kakak tirinya, Eka Febriyanti. Namun rupanya, hal itu dilakukan di bawah tekanan, lantaran ia tak mau kejadian serupa menimpa dirinya. Hal ini terungkap setelah jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali melakukan pemeriksaan terhadap Santi Yuni Astuti.

BACA JUGA: Majikan Penyiram Air Panas ke Pembantu Ditahan Usai Diperiksa Polda Bali

Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Bali, Komisaris Besar Andi Fairan menjelaskan, Santi Yuni Astuti ternyata merupakan korban kekerasan Desak Made Wiratiningsih. “Santi adik tirinya korban ini setelah kita cek juga ternyata dia juga sebagai korban penganiayaan yang dilakukan oleh majikannya,” jelas Andi Fairan, Kamis 15 Mei 2019.

Andi Fairan menjelaskan bahwa Santi juga pernah disiram air panas. Bahkan, ia juga pernah dibakar dengan korek api. Rambutnya juga pernah dipotong oleh majikannya. Kedua kakak-beradik ini bekerja di tempat tersangka sejak 7 bulan yang lalu.

BACA JUGA: Jurus Jitu Teco Bungkam Persebaya Surabaya

“Dia (Santi) melakukan itu karena takut apabila dia tidak menyiram kakaknya, dia juga akan disiram (air panas). Jadi, dia melakukan itu di bawah ancaman atau tekanan, sehingga dia melakukan itu,” jelasnya.

Dengan begitu, Andi Fairan menjelaskan ada dua korban dalam kasus ini. Mereka adalah Eka Febriyanti dan adik tirinya Santi Yuni Astuti. “Korban Eka Febriyanti masih mendapat perawatan dan mendapat perlindungan dari kami. Sedangkan Santi sedang dilakukan pengobatan juga, tapi tidak dirawat. Di tubuhnya ada bekas-bekas luka disiram air (panas) dan kemudian dibakar, masih ada di dalam tubuh korban,” ujar Andi Fairan.

BACA JUGA: Riset UI, Gojek Sumbang Rp1,9 T untuk Ekonomi Denpasar

Seperti diberitakan sebelumnya, Eka Febriyanti yang merupakan ART mengalami penganiayaan oleh majikannya dengan disiram air mendidih. Penganiayaan tersebut terjadi di sebuah rumah di Kabupaten Gianyar yang dilakukan oleh majikannya bernama Desak Made Wiratningsih, pada Selasa 7 Mei 2019.

Polisi telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini yakni Desak Made Wiratiningsih dan Kadek Erik Diantara yang merupakan satpam di rumah tersebut. Keduanya telah ditetapkan tersangka dan telah ditahan di Mapolda Bali. “Pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat 2 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman 10 tahun penjara,” jelasnya. (ban)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top