
Info Bali | Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:03 WIB
Subak Bali, sistem irigasi tradisional berbasis filosofi Tri Hita Karana, adalah warisan dunia UNESCO yang menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan. Artikel ini menyoroti bagaimana sistem unik ini mengelola air untuk pertanian sambil menjaga keseimbangan spiritual dan sosial, serta tantangan modern yang mengancam keberlangsungannya, termasuk konversi lahan dan kurangnya minat generasi muda. Kita diajak untuk mengapresiasi dan mendukung upaya pelestarian Subak agar kearifan lokal ini terus lestari.

Info Bali | Senin, 24 Agustus 2026 - 07:04 WIB
Subak Bali, sistem irigasi berusia ribuan tahun yang diakui UNESCO, adalah manifestasi filosofi Tri Hita Karana yang menjaga harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam. Artikel ini menggali bagaimana Subak dikelola secara demokratis dengan pura sebagai pusat spiritual dan koordinasi, serta tantangan yang dihadapinya di era modern. Subak adalah pengingat penting akan kearifan lokal dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.

Info Bali | Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:00 WIB
Subak Bali merupakan sistem irigasi tradisional yang telah berusia ribuan tahun, bukan hanya mengelola air tetapi juga mencerminkan filosofi Tri Hita Karana yang menjaga keseimbangan antara manusia, Tuhan, dan alam. Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia, Subak mengajarkan pentingnya kearifan lokal dalam mencapai keberlanjutan dan harmoni sosial-lingkungan. Artikel ini mengajak pembaca untuk memahami lebih dalam keunikan dan relevansi Subak di tengah tantangan modern.

Info Bali | Minggu, 19 Juli 2026 - 07:08 WIB
Subak di Bali adalah sistem irigasi kuno yang lebih dari sekadar mengairi sawah; ia adalah manifestasi filosofi Tri Hita Karana yang menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan. Diakui UNESCO, Subak menunjukkan bagaimana kearifan lokal menciptakan solusi berkelanjutan, sekaligus menjadi tulang punggung budaya dan ketahanan pangan Bali yang patut kita pelajari serta lestarikan bersama.

Info Bali | Kamis, 9 Juli 2026 - 07:01 WIB
Subak Bali, sistem irigasi tradisional yang diakui UNESCO sebagai Warisan Dunia, adalah manifestasi nyata filosofi Tri Hita Karana yang menjaga keseimbangan alam dan manusia. Artikel ini mengajak kita menyelami bagaimana Subak mengelola air secara adil, berkelanjutan, dan spiritual, sekaligus memberikan pelajaran berharga bagi kehidupan modern.