Peristiwa

Speed Boat Terbalik Dihantam Ombak di Devil Tear, Dua Turis Asing Tewas

speedboat nahss yang terbalik usai dihantam ombak di perairan devil tear, Lembongan, Nusa Penida (ban)

Kabarbali.com – Dua orang warga negara asing tewas akibat insiden terbaliknya speed boat di Perairan Devil Tear, Lembongan, Nusa Penida, Bali. Informasi yang dihimpun, speed boat yang tersebut mengangkut dua orang turis asal Brasil dan Afrika Selatan.

Pelaksana Harian Kepala Kantor Basarnas Bali, Sri Wardoyo menjelaskan, speed boat nahas itu mengalami musibah pada pukul 10.15 WITA. Awalnya, boat yang dikemudikan Suadak (35) mengangkut dua orang turis bernama Caval Heir O Brion (48 tahun asal Brasil) dan Victor Johannes Allers (48 tahun asal Afrika Selatan).

BACA JUGA: Peringati Hari Perlindungan Lapisan Ozon, Kodim Bangli Tanam 10 Ribu Pohon

“Kapal boat Nagasima-Go pagi tadi pada pukul 09.00 WITA berlayar dari Pantai Jungutbatu mengantarkan kedua turis itu tour island mengelilingi Pulau Lembongan,” kata Sri Wardoyo, Senin 16 September 2019.

Saat tiba di Perairan Devil Tear, kapten kapal menghentikan boat untuk memberi penjelasan krpada kedua turis tersebut. Nahss, tiba-tiba ombak besar menghantam boat mereka. “Boat langsung terbalik saat dihantam ombak besar sehingga kapten dan kedua turis tercebut ke dalam laut,” jelasnya.

BACA JUGA: Jatuh ke Dasar Jurang, Pemuda di Buleleng Beruntung Masih Selamat

Beruntung, sang kapten berhasil menjangkau tebing setelah bersusah payah berenang. Ia kemudian ditolong warga sekitar. Namun nahas bagi kedua turis asing tersebut. Mereka dihantam ombak dan hanyut terbawa arus. Setelah berjuang cukup lama, rupanya mereka kehabisan nafas. “Beberapa boat yang melintas melihat kedua korban yang sudah dalam keadaan tak sadarkan diri dengan posisi telungkup mengapung di perairan,” papar Sri Wardoyo.

Keduanya kemudian dilarikan ke Puskesmas Nusa Penida II. “Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan kapten boat masih dalam perawatan di East Medical Care Lembongan. Kerugian materiil diperkirakan kurang lebih Rp200 juta,” ujar Sri Wardoyo. (ban)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top