Kuliner

Restoran Ganesha ek Sanskriti Kini Hadir di Sanur

Owner Restoran Ganesha ek Sanskriti, Shilpa Dave (ban)

Kabarbali.com – Ganesha ek Sanskriti kini hadir di Sanur, Denpasar. Restoran yang menyajikan menu makanan tradisional khas India itu telah membuka cabang ketiga di Pulau Dewata di Jalan Danau Tamblingan Nomor 218 Sanur, Denpasar.

Grand opening Ganesha ek Sanskriti di Sanur digelar Minggu malam, 2 September 2018. Ratusan tamu undangan nampak hadir menikmati sajian lezat menu makanan tradisional khas India. Dengan telah diresmikannya cabang Sanur, Restoran Ganesha kini telah memiliki tiga cabang di Pulau Dewata atau restoran keenam di Indonesia.

Owner Restoran Ganesha ek Sanskriti, Shilpa Dave menjelaskan, kali pertama restoran ini hadir di Indonesia adalah di Jakarta. Kini di Ibu Kota Indonesia itu telah berkembang menjadi dua cabang. Semantara satu restoran dibuka untuk memanjakan selera kudapan warga di Yogyakarta.

BACA JUGA: Nikmati Sajian Terbaru di Bali Luna Tanpa Rasa Bersalah

Di Bali sendiri Restoran Ganesha ek Sanskriti kali pertama hadir di Ubud, Gianyar pada tahun 2016. Selanjutnya merambah ke Kuta dan tahun ini hadir di Sanur.

“Kami menghadirkan 100 persen menu makanan tradisional khas India. Kami memiliki varian menu makanan vegetarian dan non vegetarian,” kata Shilpa. Didampingi Shiv Kumar Dave, suaminya, Shilpa melanjutkan, soal makanan yang disajikan, ada banyak pilihan. Soal rasa jangan ditanya. Olahan kudapan khas India kaya akan rempah. Cita rasanya menambah selera makan kita.

Soal alasannya memilih Sanur sebagai lokasi ketiga restorannya, Shilpa menganggap lokasi ini amat tepat bagi pencinta kuliner India yang ada di Kota Denpasar untuk menjangkaunya. “Ini juga untuk mengimbangi antara restoran kami di Ubud dan Kuta. Titik di Sanur ini seakan menjadi segitiga restoran kami untuk memudahkan pecinta makanan khas India menjangkaunya,” papar dia.

BACA JUGA: Ini Khasiat Loloh Teleng dari Desa Penglipuran

Soal target, meski menyajikan menu makanan khas India, namun Shilpa menyebut terbuka untuk semua target turis. Sudah barang tentu turis asal India menjadi target utama. Tetapi, mereka yang menyukai cita rasa olahan kudapan India juga menjadi pangsa pasar baginya membuka cabang di jantung Ibu Kota Provinsi Bali itu.

“Target kami semua turis, tetapi memang utamanya turis asal India. Namun tetap terbuka bagi semua turis yang menyukai makanan khas India,” ucapnya. Untuk menjaga cita rasa, Shilpa menyebut ada beberapa bumbu yang didatangkan langsung dari India.

Namun, ia juga tetap menggunakan rempah dari Indonesia yang memiliki kesamaan cita rasa dengan India. “beberapa bumbu kita datangkan langsung dari India. Beberapa ada bahannya di sini, tapi ada juga yang tidak ada. Maka, kita impor langsung dari India. Tujuannya untuk menjaga kualitas dan cita rasa tradisional menu makanan yang kami sajikan,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikan Tuna Ini Dibanderol Rp 4,2 Miliar

Lada hitam, kayu manis, cengkeh, cabai merah dan beberapa rempah lainnya ada di Indonesia. Namun beberapa bumbu yang didatangkan langsung dari India seperti Jinten, tepung mangga dan lainnya. Asyinya menyantap kudapan di sini kita juga bisa menyaksikan secara langsung tarian Bali dan tarian khas India di panggung yang disediakan.

Soal rasa jangan ditanya, Kabarbali.com yang menyicipi menu makanan di sini langsung jatuh hati dan ketagihan. Tunggu apalagi, ayo datang dan nikmati menu makanan khas tradisional India di Ganesha ek Sanskriti. (ban)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top