Peristiwa

Rayakan HUT ke-5, HAMI Bali Minta Petuah Legiun Veteran

Jajaran pengurus hami bali bersatu bersama lvri bali (ban)

Kabarbali.com – Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) DPD Provinsi Bali merayakan HUT ke-5 pada 10 November 2018. Perayaan HUT yang bertepatan dengan Hari Pahlawan ini dirayakan dengan menggelar silaturahmi dan dialog dengan para veteran perang di Gedung LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia), Sabtu 10 November 2018.

Hadir pada acara itu para pengurus dan anggota HAMI Bersatu DPD Bali. Hadir pula sejumlah Pembina dan Penasehat HAMI Bersatu DPD Bali, di antaranya Dr. Gusti Kade Sutawa, MM., Herry sudiarto, Agus Samijaya, SH., Yosep Yulius Diaz, Cokorda Oka Yudana, SH.,MH. Ketua DPD LVRI Bali I Gusti Bagus Saputra dan para legiun veteran hadir bersama keluarga.

BACA JUGA: Perangi Korupsi, Narkoba dan Hoaks, Cara FBN Bali Maknai Hari Pahlawan

Ketua Panitia HUT HAMI Bali ke-5, Yanuar Nahak, SH., MH., menuturkan, moment spesial ini sengaja diselenggarakan di Sekretariat Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Jalan Surapati Denpasar. “Kenapa kita rayakan bersama legiun veteran, karena moment-nya pas (bertepatan dengan Hari Pahlawan).

Sebagai advokat muda, Yanuar melanjutkan, mereka ingin memberikan spirit kepada legiun veteran yan telah berjasa memerdekakan Indonesia. Pada saat sama, Yanuar menilai mereka perlu meminta masukan dari legiun veteran untuk meneruskan semangat mereka dalam mengisi kemerdekaan.

BACA JUGA: Pemerintah Wajib Edukasi Pelaku Industri Kreatif Bali tentang HaKI

“Sebagai advokat kusa kami perlu meminta masukan untuk meneruskan spirit perjuangan mereka dalam menegakkan keadilan seadil-adilnya,” kata Yanuar, Sabtu 10 November 2018.

Seperti diketahui, saat ini Indonesia telah memiliki peraturan yang cukup bagus untuk menghadirkan keadilan di tengah-tengah masyarakat. Hanya saja, kata Yanuar, dalam implementasinya ada oknum yan menciderai asas keadilan masyarakat. “Dengan masukan dari legiun veteran, kami berupaya memperbaiki situasi yang sudah gaduh ini,” ucapnya.

BACA JUGA: Banyak Utang, Rai Wirajaya Duga BPJS ‘Dikadali’ Oknum Nakal

Ke depan, ada beberapa hal yang akan dikerjakan oleh HAMI Bali seperti Warkop HAMI yang digelar di Center Point. Di Warkop HAMI, masyarakat dapat berkonsultasi seputar peraoalan hukum dan meminta pendampingan kepada HAMI Bali jika diperlukan. Bantuan dan konsultasi hukum ini diberikan secara cuma-cuma aliaa gratis. “Warkop HAMI akan dibuka tiap hari Jumat mulai pukul 13.00 WITA hingga pukul 17.00 WITA,” ujarnya.

HAMI Bali juga akan menggelar pelelatihan paralegal untuk mengedukasi publik agsr melek hukum. “Sekolah paralegal ini dibuka untuk umum,” katanya.

BACA JUGA: Dukung Aturan Anyar OJK, Ini Pesan Rai Wirajaya

Sementara itu, Ketua HAMI Bersatu DPD Bali Agus Nahak, SH.,MH, berharap organisasinya dapat berguna bagi kepentingan publik secara luas dalam konteks perkara hukum. “Ini moment Hari Pahlawan. Kami di HAMI Bali Bersatu memaknainya dengan pengertian bagaimana kami bisa memberikan hal positif dan berguna bagi masyarakat,” harapnya.

“Kami ingin memaknai syukuran HUT ke-5 HAMI Bersatu dalam spirit Hari Pahlawan, serta berdiskusi dan mohon petunjuk dari para legiun veteran,” tambah Agus Nahak didampingi Sekretaris HAMI Bersatu DPD Bali Valerian Libert Wangge, SH., Ketua Panitia Yanuar Nahak, SH., MH., dan Sekretaris Panitia Ida I Dewa Ayu Dwi Yanti, SH.

BACA JUGA: ITO Conference Kupas Proyeksi Pariwisata Indonesia di 2019

HAMI Bersatu Bali, kata Agus Nahak, mengaresiasi dan berterimakasih atas perjuangan para veteran yang ikut merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI bersama para pahlawan yang telah gugur. “Tanpa pahlawan kita tidak ada. Tanpa pahlawan negara ini tidak ada. Bangsa ini juga kokoh karena empat konsensus dasar tetap kita pegang bersama yakni NKRI, UUD 1945, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” katanya.

Karena itu semangat juang para pahlawan dan para veteran ini, lanjut Agus Nahak, juga harus dimaknai dan diimplementasikan dalam profesi masing-masing anak bangsa lewat karya nyata untuk Indonesia, termasuk Advokat yang tergabung dalam HAMI bersatu.

BACA JUGA: Tolak Iklan Rokok, Pemda Diusulkan Dapat Insentif

“Dengan spirit peringatan Hari Pahlawan ini kami ajak generasi mudah agar profesional, punya idealisme, dan integritas pada profesinya masing-masing,” katanya.

Agus Nahak berharap advokat muda harus jadi harapan masyarakat dan punya idealisme dalam penegakan hukum. “HAMI sendiri tegas tidak menangani kasus korupsi dan narkoba. Itu kejahatan yang merusak bangasa dan negara,” tegasnya.

BACA JUGA: Mau Berenang Bareng Hiu? Silakan Datang ke Ocean Club Bali

Sementara itu Ketua LVRI Bali, I Gusti Bagus Saputra mengapresiasi kepedulian HAMI Bersatu DPD Bali kepada para legiun veteran. Ia mengatakan, sudah menjadi tugas dan kewajiban generasi muda untuk mengisi kemerdekaan.

Ia menitipkan pesan kepada generasi muda khususnya dalam hal penegakan hukum, yang dinilainya carut marut seperti sarang laba-laba. “Hukum harus ditegakkan walau langit runtuh. Tapi yang terjadi di lapangan beda. Semua lini kehidupan bangsa ini korup. Pejabat di eksekutif, legislatif, Menteri Agama bahkan juga tersandung korupsi. Ini sangat memprihatinkan,” keluh Bagus Saputra.

BACA JUGA: Resmi Dikukuhkan, Ini Prioritas Pengurus Lamaholot Bali

Dalam kesempatan ini HAMI Bersatu DPD Bali ini juga memberikan sejumlah bingkisan kepada para veteran dan berharap mereka tetap bisa terus menginspirasi serta menggelorakan semangat juang kepada generasi muda.

Sejarah HAMI Bersatu Bali

HAMI bersatu awalnya hanya bernama HAMI. Perubahan nama menjadi HAMI Bersatu diputuskan dalam Mukernas I HAMI di Denpasar pada 12 Desember 2014.

BACA JUGA: Rai Wirajaya: Pemuda Hindu Harus Jadi Pelopor Perubahan

Sekretaris HAMI Bersatu DPD Bali Valerian Libert Wange, SH., menjelaskan, HAMI DPD Bali secara resmi dideklarasikan pada 10 November 2013 di Harrys Hotel Denpasar. Embrio perkumpulan ini di Provinsi Bali telah dimulai sejak 6 Juni 2013, enam bulan pasca berdirinya DPP HAMI di Jakarta, 12 Desember 2012 oleh Advokat Sunan Kalijaga, SH., Dkk.

HAMI adalah wadah untuk berhimpun, belajar dan berjuang dari para Advokat yang berasal dari beragam organisasi Advokat Induk seperti KAI maupun PERADI. “Juga wadah bagi para pegiat sosial yang tidak memilih profesi sebagai Advokat. Ini wadah terbuka, namun tunduk pada kode etik serta AD/ART-nya,” jelas Valerian yang akrab disapa Faris.

BACA JUGA: Sikap Tegas Togar Situmorang terhadap TKA Ilegal Asal Tiongkok

Ia melanjutkan, spirit kehadiran HAMI sejak awal adalah untuk merekatkan, menyatukan serta menyinergikan semua potensi advokat muda dan potensi pegiat sosial dalam sebuah wadah untuk berhimpun.

“Sejarah mencatat, HAMI Bali adalah organisasi HAMI yang hadir pertama kali di daerah lalu susul menyusul hadirnya puluhan DPD HAMI se Indonesia,” kata
salah satu Deklarator HAMI Bersatu ini.

BACA JUGA: Rehabilitasi Terumbu Karang, KEHATI Rangkul Pemuda dari 65 Negara

“Sejarah juga mencatat jika transformasi HAMI menjadi HAMI BERSATU juga terjadi di Denpasar saat Mukernas I HAMI tanggal 12 Desember 2014. Hari Ini HAMI Bali merayakan ulang tahunnya yang ke- 5 tanggal 10 November 2018. Perjalanan 5 tahun ini telah banyak melahirkan jejak, karya dan kenangan,” pungkas Faris. (ban)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top