Pesona

Rai Wirajaya Siap Fasilitasi Akses Permodalan UKM di Desa Wisata

Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya (paling kanan) (rik)

Kabarbali.com – Pemkab Bangli telah menetapkan 29 desa wisata baru yang tersebar di 4 kecamatan. Desa wisata baru ini diharapkan mampu berkembang dan menyusul kesuksesan Desa Penglipuran yang sudah lebih dulu dikenal dan meraih berbagai penghargaan bergengsi.

Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya sangat mengapresiasi tumbuhnya desa wisata-desa wisata baru, karena hal itu akan mendorong lebih banyak pelaku UMK pariwisata lahir di 29 desa wisata baru ini untuk menggarap berbagai peluang yang ada.

BACA JUGA: Kontra Bali United, Pelatih PBFC: Kami Siap Curi Point

Politisi PDI Perjuangan asal Peguyangan Denpasar ini mengaku siap memfasilitasi akses permodalan ke pihak perbankan. Sebab, saat ini sudah ada KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang juga bisa diakses para pelaku pariwisata.

“Kami ajak dan dorong para pelaku dan pengelola di desa wisata baru di Bangli untuk memanfaatkan KUR untuk mengembangkan usaha pariwisata yang dirintis saat ini,” kata Rai Wirajaya saat ditemui usia mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Bupati Bangli, I Made Gianyar yang melakukan persembahyangan di Pura Penataran Agung, Desa Pekraman Pengootan, Bangli, Rabu 24 Oktober 2018.

BACA JUGA: Ladeni PBFC, Widodo: Kami Siap Puputan!

Dalam kesempatan berbincang-bincang dengan Bupati Bangli, Rai Wirajaya juga mengapresiasi inisiatif dan keseriusan Pemkab Bangli untuk menggeliatkan pembangunan pariwisata yang salah satunya melalui penetapan 29 desa wisata baru ini.

Kebijakan ini dituangkan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Bangli Nomor 4 Tahun 2018 tentang Perubahan Ketiga atas Perbup Bangli Nomor 16 Tahun 2014 tentang Desa Wisata.

BACA JUGA: Ny Putri Suastini Koster: Puisi Bentuk Karakter Bangsa

Potensi dari 29 desa wisata di Bangli ini bervariasi, mulai wisata budaya, wisata geologi, wisata agro, wisata spiritual, hingga wisata alam.

Adapun 20 desa di wilayah Kecamatan Kintamani yang ditetapkan sebagai desa wisata, masing-masing Desa Trunyan (potensi wisata budaya), Desa Bayung Gede (wisata budaya), Desa Kintamani (wisata alam).

BACA JUGA: Gawat! Tiap Hari 48 Juta Anak Indonesia Terpapar Timbal Cat

Selanjutnya Desa Belandingan (wisata alam), Desa Pinggan (wisata alam), Desa Abang Songan (wisata alam), Desa Abang Batudingding (wisata alam), Desa Wisata Songan A (wisata alam), Desa Songan B (wisata alam).

Kemudian Desa Kutuh (wisata agro), Desa Kedisan (wisata geologi), Desa Suter (wisata alam), Desa Buahan (wisata alam). Lalu ada Desa Sukawana (wisata budaya), Desa Wisata Batur Utara (wisata alam).

BACA JUGA: Wagub Ajak Sinergi Benahi Pariwisata Bali

Selanjutnya ada Desa Wisata Batur Tengah (wisata alam), Desa Batur Selatan (wisata alam), Desa Bunutin (wisata alam), Desa Selulung (wisata alam), dan Desa Catur (wisata alam). Sedangkan 9 desa wisata lainnya tersebar di 3 kecamatan.

Di Kecamatan Bangli yakni Desa Penglipuran (wisata budaya), Desa Guliang Kangin (wisata alam), Desa Pengotan (wisata geologi), Desa Sedit (wisata spiritual). Sementara di Kecamatan Tembuku ada empat desa wisata.

BACA JUGA: SR Group Jajaki Investasi Pariwisata di Jembrana

Yakni Desa Undisan (wisata alam), Desa Jehem (wisata alam), Desa Tembuku (wisata alam) dan Desa Peninjoan wisata alam). Terakhir di Kecamatan Susut ditetapkan Desa Kayuambua (wisata alam).

“Kami harapkan potensi seluruh desa wisata baru ini bisa dikelola secara maksimal tentu juga dengan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan penuh pemerintah daerah dan juga pemerintah provinsi,” tegas Rai Wirajaya.

BACA JUGA: Togar Situmorang: Tenggelamkan Caleg Eks Koruptor!

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu menambahkan, pihaknya pun akan siap melakukan pendampingan, termasuk dari aspek pendanaan atau permodalan bagi para pelalu UKM pariwisata yang terlibat di desa wisata ini.

Salah satunya yang kembali ditegaskannya adalah soal KUR pariwisata. Apalagi, kebijakan penyaluran KUR untuk pelaku pariwisata ini sejalan dengan keinginan pemerintah untuk menggenjot sektor pariwisata.

BACA JUGA: Pendapatan Bali Hilang Rp5 T Akibat ‘Jual Beli Kepala’ Turis

“Saya akan berkomunikasi dengan mitra kerja kami di Komisi XI yakni pihak perbankan agar bagaimana KUR pariwisata bisa juga disalurkan untuk membantu pengembangan desa wisata di Bangli,” tegas politisi yang sudah tiga kali menjabat anggota DPR RI ini dan kini maju sebagai caleg DPR RI petahana dapil Bali dari PDIP pada Pileg 2019.

Rai Wirajaya berharap hal ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan penduduk setempat akan pentingnya penataan serta pemeliharaan lingkungan, sebagai upaya mempertahankan keberadaan potensi kebudayaan dan potensi wisata di Bangli.

BACA JUGA: NasDem Todong KPU Badung Pemilih Tambahan di Kuta

“Karakteristik masing-masing desa wisata harus digali dan dibangun sehingga memiliki ciri khas yang bisa dijual dan menarik kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” tandasnya.

Untuk KUR ini ditetapkan platform kredit usaha kecil senilai Rp25 juta hingga Rp500 juta. Sedangkan untuk kredit mikro senilai Rp25 juta. Dengan tingkat bunga kredit tahun ini hanya 7 persen per tahun. Setidaknya ada 12 bidang usaha di sektor pariwisata yang akan dibiayai melalui program KUR ini.

BACA JUGA: Cara Kejagung Tangkal Praktik Koruptif Sejak Dini

Di antaranya yakni usaha agen perjalanan wisata, sanggar seni, pentas seni, serta penyelenggara MICE (meeting, insentive, convention, dan exhibition). Pelaku usaha akomodasi alias penyedia layanan penginapan, penyedia makanan dan minuman di kawasan wisata, hingga usaha jasa informasi pariwisata juga bisa mengakses KUR.

Bidang usaha lain yang difasilitasi, seperti tempat pelayanan pariwisata (taman tematik, museum, konsultan wisata, dan pemandu wisata).

BACA JUGA: Malaysia-Bali Tertarik Kerja Sama di Bidang Pendidikan

Tak hanya itu, usaha tirta atau usaha olahraga air (snorkeling, diving, arung jeram, dan lain-lain) pun bisa mengajukan pinjaman. Termasuk juga jasa transportasi pariwisata, industri kerajinan, dan pusat oleh-oleh juga diakomodir bisa mengakses KUR ini. (rik)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top