Politik

PTTEP Indonesia-Universitas Trisakti Gelar Seminar Capai SDGs

Pemateri pada seminar kedelapan PTTEP Indonesia-Universitas Trisakti (alf)

Kabarbali.com – PTTEP Indonesia dan Universitas Trisakti, Program Pascasarjana MM-Sustainability hadir di Seminyak, Bali untuk kembali mengadakan acara ‘Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)’.

Pada tahun 2017 silam, Bali menjadi tuan rumah untuk Sidang World Parliementary Forum on Sustainable Development. Sebagai salah satu penyumbang terbesar terhadap ekonomi wisata di Indonesia, Bali mengadopsi standar-standar dan pedoman internasional untuk mencapai Sustainable Development.

BACA JUGA: Bus yang Terbakar di Bandara Ngurah Rai Milik Gapura Angkasa

Secara resmi acara ini dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, Ida Bagus Kade Subhiksu beserta General Affairs Manager PTTEP, Afiat Djajanegara.

Seminar di Bali merupakan seminar kedelapan yang telah diadakan oleh PTTEP Indonesia dan CECT MM-Sustainability Universitas Trisakti setelah sebelumnya diadakan di Pekanbaru pada bulan Juni tahun 2019.

BACA JUGA: Bus Ground Handling Terbakar di Bandara Ngurah Rai

Sebagai ahlinya bidang SDGs di Pemerintahan Bali, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BAPPEDA Litbang Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia menjadi salah satu pembicara pada sesi pertama.

Tokoh-tokoh terkemuka dari berbagai sektor yang antara lain hadir mengisi acara adalah President of Indonesia Adventure Travel Trade Association Cahyo Alkantana, SKK Migas Jabanusa Dony Aryantho, Founder CECsT MM-Sustainability Trisakti Maria R. Nindita, PTTEP Indonesia Gayatri Syafri, Co-Founder CSRI Indonesia Jalal, Founder Kopi Tourism I Komang Sukarsana dan Agung Widiastuti dari Yayasan Kalimajari binaan PTTEP Indonesia.

BACA JUGA: Dandim Bangli Beri Bantuan Siswa SD Sekolah Naik Sampan di Trunyan

Tokoh-tokoh ini sepakat bahwa tanpa kerja sama yang kuat oleh seluruh stakeholders atau pemangku kepentingan, SDGs tidak dapat tercapai. Para pemangku kepentingan dapat bekerjasama dan memberikan kontribusi sesuai perannya antara lain dalam menyediakan wadah, memberikan pedoman dan edukasi, sosialisasi serta kontribusi-kontribusi yang bersifat riil.

PTTEP Indonesia sejak seminarnya yang ketujuh menyediakan bazaar untuk UMKM dan social entrepreneur sebagai bentuk nyata komitmen PTTEP untuk tidak hanya memberikan forum knowledge sharing untuk membangun SDGs tetapi juga untuk membantu social entrepreneur dan masyarakat lokal.

BACA JUGA: Seniman Perancis Pameran Lukisan di Artotel

UMKM dan social entrepreneur yang mengadakan bazaar di seminar SDGs ini adalah: Bali Arabica, Sokambu, Bumbu Pejang, Medusa dan Nderes. UMKM tersebut tepilih karena menjunjung produk Bali serta memberdayakan masyarakat serta kearifan dan sumberdaya, termasuk SDM lokal sekitar.

Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah lanjutan dari serangkaian seminar di tahun 2018 serta 2019 yang sebelumnya diadakan di tujuh kota yaitu Jakarta, Makassar, Palembang, Medan, Surabaya, Balikpapan dan Pekanbaru.

BACA JUGA: Puluhan Aktivis Demo Protes IMF-World Bank, Sebut Jokowi Fasis!

Mengikuti panggilan Kementerian PPN/Bappenas yang mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama merealisasikan pelaksanaan agenda Sustainable Development Goals, terutama poin SDGs No. 17 yaitu, “Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDGs,” PTTEP dan Universitas Trisakti, MM-Sustainability, menyelenggarakan rangkaian acara seminar untuk membina relasi antar pemangku kepentingan, termasuk pemerintahan, sektor swasta, LSM dan individu di lima kota.

Menjalin kemitraan ini perlu dibina agar para pemangku kepentingan dapat bersama-sama membantu Indonesia mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Anjangsana, Cara Kodim 1626/Bangli Peduli Warga Miskin

Selain seminar, akan diadakan juga lokakarya pada tanggal 5 dan 6 September 2019 yang bertujuan untuk melatih LSM lokal tentang bagaimana cara terlibat secara profesional dan efektif dalam bermitra dengan sektor swasta dan pemerintah. Lokakarya ini akan dipimpin oleh instruktur dari Universitas Trisakti MM-Sustainablity.

“Berdasarkan antusiasme yang kami dapatkan dari peserta seminar dan lokarya di lima kota di seluruh Indonesia pada tahun 2018, kami memutuskan untuk melanjutkan acara ini di lima kota lainnya di tahun 2019. Mengingat pentingnya menjaga kemitraan yang berkelanjutan, kami akan mengajak pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk terus bekerjasama membantu Pemerintah Indonesia untuk mencapai SDGs,” kata General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara, Selasa 10 September 2019. (alf)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top