Gaya

Penderita Diabetes Meningkat, Begini Cara Mengatasinya

Ketua Jurusan Gizi Poltekes Denpasar, Ni Komang Wardani (kiri) dan Brand Communication Executive Soyjoy Denpasar, I Kadek Agus Hendra Dinata (kanan)

Kabarbali.com – Kabar tak mengenakkan datang dari Pulau Bali. Penderita diabetes terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ketua Jurusan Gizi Poltekes Denpasar, Ni Komang Wardani menjelaskan, dari hasil riset yang dilakukan lembaganya, penderita diabetes di Bali mengalami peningkatan cukup drastis.

“Tahun 2013 jumlah penderita diabetes berada di angka 6,9 persen. Tahun ini jumlahnya menjadi 8,5 persen,” papar Wardani pada acara seminar kesehatan yang diselenggarakan Soyjoy di Denpasar.

BACA JUGA: Di Istana Bogor, PBB Nyatakan Dukungan untuk Jokowi

Dari jumlah itu, terbesar pengidap diabetes berada di Kota Denpasar dan Kabupaten Singaraja. Meningkatnya jumlah penderita diabetes disebabkan oleh karena gaya hidup maayarakat yang mengalami perubahan drastis belakangan ini.

“Lifestyle dari masyarakat mengalami peegeseran seperti pola makan tidak sehat, di mana terlalu banyak mengonsumsi makanan yang banyak karbohidratnya dan olahraga yang kurang,” ulasnya.

BACA JUGA: Belanja Pakai Uang Kepeng, Sensasi Bali Tempo Dulu di Peken Nusantara

Ia menyarankan masyarakat menjalani pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit diabetes. Caranya, menjaga pola pola makan yang sehat seperti tidak mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat berlebih.

“Obesitas pangkal diabetes. Lalu, lakukan aktivitas fisik minimal tiga sampai empat kali dalam seminggu selama 45 menit agar sirkulasi darah menjadi baik. Yang terpenting juga lakukan pemeriksaan rutin,” sarannya.

BACA JUGA: Fipper, Sandal Keren dengan Harga Terjangkau

Sementara itu, kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Soyjoy dan Poltekes Denpasar. Tujuannya, Wardani melanjutkan, untuk mencetak ahli gizi berkompeten baik di rumah sakit maupun puskesmas.

“Kita lakukan perbandingan ahli gizi di rumah sakit dan puskesmas. Salah satunya adalah diabetes yang terus meningkat. Di rumah sakit kuratif dan rehabilitasinya.Di puskesmas preventif dan promotifnya. Acara ini pesertanya ahli gizi di Bali,” ucapnya.

BACA JUGA: PT Abraham Jaya Group Luncurkan Online Travel Agent ‘Myhotrip.com’

Brand Communication Executive Soyjoy Denpasar, I Kadek Agus Hendra Dinata menuturkan, selama ini perusahaannya konsentrasi terhadap produk kesehatan.

“Kami memberikan produk agar masyarakat lebih sehat. Tujuannya untuk memfasilitasi nutrisionis untuk mengupdate ilmu pengetahuan di bidang gizi,” katanya.

BACA JUGA: Rai Wirajaya: Maknai Hari Pahlawan dengan Menghormati Perbedaan

Hendra Dinata melanjutkan, Soyjoy merupakan produk berupa snack dari bahan kedelai. Ketika dikonsumsi, Soyjoy akan meningkatkan gula darah, sehingga bagus untuk penyakit diabetes. “Soyjoy bisa digunakan sebagai snack alternatif di rumah sakit bagi diabetes,” papar dia.

Soyjoy, Hendra Dinata melanjutkan, memiliki kepedulian terhadap dunia edukasi bagi penyakit, utamanya diabetes. “Kita ikut edukasi. Kita ikut dunia pendidikan memberikan edukasi, meningkatkan kepedulian masyarakat,” imbuhnya. (ban)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top