Politik

Parade Budaya NasDem Bali Jadi Rebutan Selfie di Kampanye Akbar Jokowi

Parade budaya nasdem bali jadi buruan selfie di kampanye jokowi (ban)

Kabarbali.com – Delegasi DPW NasDem Bali menampilkan atraksi budaya pada kampanye akbar capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin yang dipusatkan di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Atraksi budaya yang ditampilkan delegasi NasDem Bali berupa 500 penari kecak, 500 penari pendet, atraksi bleganjur dan pawai ogoh-ogoh.

Lantaran keunikannya, sontak saja parade budaya delegasi NasDem Bali menjadi sasaran selfie warga Ibu Kota yang tengah menjalankan aktivitasnya. Andi salah satunya. Ia yang tengah bersepeda pagi langsung berhenti di lokasi delegasi NasDem Bali. Sejurus kemudian, ia meminta kepada rekannya untuk diabadikan melalui kamera ponsel yang dibawanya.

BACA JUGA: Bawa Pesan Kebhinekaan di Kampanye Akbar Jokowi, NasDem Bali Kirim Seribu Penari

“Bali keren. Selalu membawa kesegaran dan tampil unik. Semoga delegasi Bali semakin menambah kecintaan terhadap Indonesia,” kata Andi saat ditemui di bilangan Bunderan HI, Jakarta, Sabtu 13 April 2019.

Ya ogoh-ogoh NasDem Bali diberi tema ‘Bagia Pula Kerthi’. “Artinya adalah kemakmuran yang ada di dalam dunia ini yang dipersembahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Koordinator Perjalanan Delegasi NasDem Bali, IGN Eka Subagiartha.

BACA JUGA: Tiba di Jakarta, Seribu Penari NasDem Bali Meriahkan Kampanye Jokowi

Di sisi lain, Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa tak menampik jika diberangkatkannya seribu penari dari Bali merupakan instruksi dari Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh. “Jadi, selama masa-masa kampanye terbuka ini sepertinya jelas sekali adanya pertentangan kelompok tertentu secara terbuka, berani menegaskan Khilafah dan lain sebagainya,” kata Oka.

Berangkat dari hal itu, Oka Gunastawa mengambil sikap tegas untuk menjaga Pancasila dan berdiri tegaknya NKRI. “Dari situ kita berpandangan dengan satu niatan baik, berhentilah untuk mengarah kepada hal-hal yang berisiko terhadap keberlangsungan NKRI. Kalau prinsip Khilafah ini terus digaungkan, sama saja menginginkan Indonesia bubar,” papar dia.

BACA JUGA: Penipuan Ketua Kadin Bali, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru

Tak hanya NasDem, Oka Gunastawa mengajak semua pihak yang cinta terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika untuk ikut ambil bagian mencegah berkembangnya isu Khilafah pada Pilpres 2019. “Ini tanggung jawab kita semua. NasDem tidak tinggal diam dengan urusan itu,” tegasnya.

Pada kampanye akbar Jokowi-Ma’ruf Amin, hal itu ingin ditegaskan oleh Partai NasDem dengan menampilkan keragaman di Indonesia. “Inilah gema perdamaian yang ingin kita sampaikan melalui duta kesenian, mereka mampu menjadi alat bukti yang baik tentang keragaman antar-umat etnis dan bagaimana kita meniadakan pikiran tidak produktif terhadap bangsa. Itulah posisi yang kami ambil,” ucapnya. (ban)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top