Politik

Oka Gunastawa: Jaga Kebhinekaan, Jangan Main-main dengan Pancasila!

Ketua DPW Partai NasDem Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa (kiri)

Kabarbali.com – Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa gembira lantaran seribu penari dari Bali tampil begitu maksimal pada acara kampanye akbar Jokowi-Ma’ruf Amin hari ini di Jakarta.

“Saya melihat antusiasme dari seluruh kader, dari seniman yang tampil. Walaupun dalam suasana terik dan kepadatan lalu lintas di Ibu kota, saya lihat mereka betul-betul tampil maksimal dengan ekspresi wajah semangat dan optimistis,” kata Oka Gunastawa saat ditemui di bilangan Bunderah HI Jakarta, Sabtu 13 April 2019.

BACA JUGA: Dua WNA Terjebak di Puncak Gunung Agung

Seribu penari dari Bali, Oka Gunastawa melanjutkan, tampil dengan suasana penuh kegembiraan. Hal itu tentu saja memancarkan aura positif kepada mereka yang hadir di acara kampanye akbar capres-cawapres nomor urut 01 itu.

“Pesan ini penting sekali kita sampaikan tentang suasana gembira ini ada di masyarakat menyongsong pencoblosan. Hasil dari proses demokrasi ini kita hadapi dengan suasana gembira dan harapan kita memenuhi keinginan seluruh elemen rakyat Indonesia,” kata Oka Gunastawa.

BACA JUGA: Seribu Penari NasDem Bali Pancarkan Taksu di Kampanye Akbar Jokowi

Caleg DPR RI nomor urut 01 dapil Bali itu mengucapkan terima kasih kepada kader NasDem Bali yang rela datang jauh-jauh dari Bali ke Jakarta. “Kami berikan penghormatan setinggi-tingginya karena kesadaran untuk ikut terlibat dalam membangun bangsa, tidak hanya dari tempat kita bekerja, tetapi juga memberikan pesan moral seperti yang dilakukan hari ini,” ucapnya.

Ia menilai kampanye hari ini semakin meneguhkan semangat kebangsaan yang mengedepankan keragaman dan kebhinekaan. “Kita ingin melihat suasana kehidupan Indonesia tetap berjalan dengan harmoni dan semakin baik, kuat dan tentunya kita tetap bersepakat mengawal empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” tegas Oka Gunastawa.

BACA JUGA: Motor Gelandang Bali United Ditinggal Pencuri di Kos-kosan

Sebab, kata dia, belakangan ini seakan terjadi pembelahan di masyarakat dengan jurang pemisah yang begitu dalam, utamanya dalam hal keyakinan ideologis. “Dengan budaya kita ingin mengingatkan agar terketuk hatinya. Jangan main-main dengan situasi ini. Risikonya terlalu besar (jika ingin mengganti ideologi Pancasila),” ingatnya.

“Pesan kebudayaan ini sangat penting. Mereka datang dari seluruh pelosok Tanah Air. Kalau ini dimusnahkan hanya untuk misi kelompok tertentu, tentu ini bentuk penghianatan terhadap bangsa ini. Mengawal saja susah, kok malah menghancurkan,” demikian Oka Gunastawa (ban)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top