Pesona

Menginap di Kuta Seaview, Asrinya Bikin Betah Berlibur

kamar di hotel kuta seaview (ban)

Kabarbali.com – Apa yang ada di benak Anda ketika mendengar kata Kuta? Ya, destinasi wisata pantai berkelas dunia itu memang terkenal dengan hiruk pikuknya.

Meski menjadi lokasi favorit bagi turis mancanegara untuk berjemur dan surfing, namun satu hal yang membuat agak penat kepala ketika mengunjungi Kuta adalah kemacetan yang lumayan menyita energi.

BACA JUGA: Kerugian Gempa Bali Rp727 Juta, 10 Orang Jadi Korban

Pasalnya, Kuta tak memiliki lokasi parkir strategis. Sementara saban hari ribuan turis datang berkunjung. Sejumlah lokasi asyik untuk dikunjungi banyak berjejer di pinggir jalan.

Sayangnya, problem utama mereka tak punya lahan parkir. Alhasil, kemacetan bukan hal aneh jika kita berkunjung ke kawasan Kuta.

BACA JUGA: Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa, Ini Penyebabnya

Di malam hari, kawasan Kuta, khususnya di Jalan Legian berubah menjadi lokasi favorit bagi mereka yang menyukai house music. Ya, Kuta memang terkenal sebagai lokasi kongkow bareng teman atau dugem.

Di sekitar kawasan Kuta juga menjamur sejumlah penginapan, mulai losmen, bungalow hingga hotel berbagai bintang. Bangunan di sekitar Kuta yang memang padat mmebuat sejumlah penginapan memaksimalkan tiap jengkal lahan yang dimilikinya.

BACA JUGA: Ribuan Ikan Terdampar Sebelum Gempa, Ini Kata BMKG

Tetapi berbeda dengan Hotel Kuta Seaview Boutique Resort & Spa yang terletak di Jalan Pantai Kuta. Dalam upaya membangun luxury brand, Kuta Seaview mengupayakan berbagai langkah baru. Rebranding sebuah resort lama yang telah memiliki sejarah panjang dalam pariwisata Bali menjadi agenda pembahasan pada acara Media dan Travel Agent Gathering.

“Resort ini dulunya bernama Kuta Sea View Cottage dan merupakan salah satu pelopor hotel di Kuta. Dibangun tahun 1976 dengan jumlah kamar hanya 36,” terang Resort Manager Kuta Seaview Boutique Resort & Spa, I Wayan Wirasa.

BACA JUGA: Puluhan Bangunan Rusak Imbas Gempa 5,8 Magnitudo di Bali

Ia menuturkan, pembangunan unit baru terus dilakukan. Hingga kini resort yang dikelolanya itu memiliki 91 kamar. “Ada tujuh tipe kamar, di antaranya Deluxe, Family Room, Premier Deluxe, Suite, Family Suite dan yang paling tinggi adalah Royal Ocean Suite,” ujarnya.

Royal Ocean Suite yang merupakan produk andalan Kuta Seaview hanya tersedia satu kamar. Berada pada lantai empat, kamar ini menawarkan pemandangan Pantai Kuta yang menakjubkan. Tamu dapat menikmati sunset pada private balcony atau pada ruang tamu.

BACA JUGA: https://kabarbali.com/gempa-58-magnitudo-guncang-bali-warga-berhamburan/

Kabarbali.com berkesempatan melihat lebih dekat kemewahan kamar hotel tersebut. Ya, Kuta Seaview memang dirancang berbeda dengan resort-resort lainnya.

Menurut Harald Gutzy, General Manager Kuta Seaview Resort, Royal Ocean Suite merupakan salah satu elemen luxury yang dimiliki boutique resort ini. Selain itu, atmosfer lingkungan turut menjadi perhatian.

BACA JUGA: Komitmen Perangi Sampah Plastik, KFC Gunakan Paper Bag

Oleh sebab itu, tropical garden sengaja dihadirkan ke dalam resort. Sehingga, nuansa asri nan sejuk menjadi oase di balik ramai-riuh kota. Tidak hanya bagi keluarga yang hendak menghabiskan liburan, ambience tersebut cocok juga bagi honeymooners yang menginginkan suasana tenang, private serta romantis.

Betapa tidak, taman bunga di sekeliling hotel dan lokasi sepanjang jalan menuju kamar membuat kesan kita berubah ketika memasuki areal Kuta Seaview Boutiwue Resort & Spa. Seakan, kita tengah berada di sebuah pedesaan atau resort di sekitaran Ubud yang memang banyak menawarkan keasrian alam.

BACA JUGA: Ada Romansa di Shrida Restoran Ubud

“Keasrian alam ini salah satu nilai lebih kami sekaligus yang membedakan kami dengan resort lainnya. Kami ingin menghadirkan suasana pedesaan seperti laiknya di Ubud, meski hotel ini berada di tengah hiruk pikuk kawasan Kuta,” kata Harald.

Selling point lainnya ada pada Rosso Vivo, restoran yang berada tepat di pinggir Jalan Pantai Kuta. “Rosso Vivo telah dikenal sebagai restoran dengan sajian authentic Italian food. Tidak hanya tamu yang menginap di resort, restoran ini juga diramaikan oleh walk in guest yang tertarik untuk menikmati pizza dan pasta. Tidak hanya itu saja, menu lezat lainnya dari Asia hingga Hawai juga banyak dicari,” terang pria asal Jerman tersebut.

BACA JUGA: BBTF Dongkrak Pariwisata Indonesia, Bali Jadi Market Place

Perpaduan ambience pantai dan tropical garden menjadikan Kuta Seaview Boutique Resort & Spa sebagai perfect gateway bagi tamu. Terlebih, lokasinya yang strategis dekat dengan pusat perbelanjaan dan destinasi pariwisata. Tidak heran jika pada high season saat ini, occupancy resort dapat tercapai maksimal.

Sedang pada low season, Kuta Seaview Boutique Resort & Spa telah siap dengan berbagai promo menariknya. Baik dari resort, restaurant maupun spa, akan memberikan pelayanan terbaiknya. Sehingga memberi kesan positif yang tak terlupakan bagi tamu yang berkunjung di resort yang merupakan bagian dari Rama Hotels & Resorts Bali. (ban)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top