Pesona

Mau Berenang Bareng Hiu? Silakan Datang ke Ocean Club Bali

Salah satu wahana di Ocean club bali (rik)

Kabarbali.com – Pulau Serangan yang terletak di Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, tak hanya dikenal sebagai daerah spiritual karena ada satu pura kahyangan jagat, Pura Sakenan.

Tetapi, daerah ini juga menyimpan kekayaan laut dan wisata alam yang indah. Dan salah satu destinasi baru yang kini hadir di Pulau Serangan adalah Ocean Club Bali.

BACA JUGA: Resmi Dikukuhkan, Ini Prioritas Pengurus Lamaholot Bali

Tempatnya berada terapung di tengah perairan Serangan. Untuk bisa mencapai destinasi menarik yang instagramable ini, pengunjung harus naik boat yang tak memerlukan waktu lama untuk bisa sampai di tujuan wisata ini.

Ocean Club Bali menawarkan beragam sensasi wisata laut. Ada tiga kolam berukuran cukup besar yang di dalamnya ada beragam biota laut dan terumbu karang. Kolam pertama berisi kura-kura berjenis lekang dan kura-kura sisik.

BACA JUGA: Rai Wirajaya: Pemuda Hindu Harus Jadi Pelopor Perubahan

Kolam kedua dihuni beragam ikan hias di antaranya blue stone coran, angel bk, moris idol, sersan mayor, coper mutiara, coper kuning, kp aurega, kp panah dan kp coklat. Di kolam ikan hias ini, juga ada terumbu karang, antara lain jenis acropora milliopora, acropora tenius, acropora emprichi.

“Kami juga menyediakan paket menanam koral kepada wisatawan yang datang” jelas Director of Sales Ocean Club Bali, Era Haerawati, Minggu 4 November 2018.

BACA JUGA: Sikap Tegas Togar Situmorang terhadap TKA Ilegal Asal Tiongkok

Selain dua kolam tadi, ada satu kolam lagi yakni kolam yang dihuni 10 ekor hiu jenis hiu karang.

“Kami juga sediakan paket sensasi berenang dengan kawanan hiu karang, tentu harus didampingi oleh instruktur kami yang sudah berpengalaman. Ini bisa jadi pengalaman yang tak terlupakan dan memacu andrenalin bisa berenang bersama hiu,” ujar Era.

BACA JUGA: Rehabilitasi Terumbu Karang, KEHATI Rangkul Pemuda dari 65 Negara

Namun bagi pengunjung yang tidak cukup bernyali memacu adrenalin dengan ikan hiu, pengunjung masih bisa menyelam untuk melihat puluhan jenis ikan hias yang ada di kolam sedalam empat meter.

Di sini, juga disediakan spot-spot selfie menarik yang bisa menjadi objek jepretan kamera yang hasilnya cukup instagramable. Misalnya ada patung hiu, patung kura-kura dan ikan raksasa.

BACA JUGA: Pengusaha Tiongkok dan Ketua BTB Dilaporkan ke Polda Bali

Selain menyelam di tiga kolam tersebut, pengunjung juga bisa menikmati bermain kano di perairan lepas Serangan. Ocean Club Bali, juga menawarkan paket mangrove tour dengan kano yang mengajak pengunjung mengelilingi areal hutan bakau (mangrove) di kawasan Serangan ini.

Bagi pecinta lingkungan dan satwa, disediakan juga paket menanam mangrove dan melepas tukik serta menanaman koral atau terumbu karang. Bagi yang hobi mancing juga bisa datang. Sebab di sini banyak ada spot mancing dan beragam ikan yang akan memanjakan kail para mancing mania.

BACA JUGA: Tiga Poin Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan

Pengunjung yang merasa haus dan lapar setelah menikmati beragam paket wisata di Ocean Club Bali, bisa langsung memesan ragam menu makanan dan minuman, sembari menikmati suasana perairan Serangan. Ada satu menu andalan di sini yakni sup ikan buntal.

“Salah satu menu khas kami di sini adalah sup ikan buntal. Kalau orang tidak bisa masak, ikan ini bisa beracun. Tapi kami punya chef lokal yang bisa mengolah ikan buntal jadi masakan yang enak,” terangnya.

BACA JUGA: Isu Penculikan Anak, Ini Imbauan KPPAD Bali

Ocean Club Bali dibuka mulai dari pukul 08.00 WITA hingga pukul 17.00 WITA. Semua paket wisata laut di sini tak sampai menguras isi dompet pengunjung, karena cukup dengan harga mulai Rp100 ribu bagi wisatawan domestik dan mulai 80 US$ bagi wisatawan mancanegara, pengunjung sudah bisa merasakan berbagai sensasi dan pengalaman seru di destinasi wisata yang baru mulai beroperasi 9 Juli 2018.

Ocean Club Bali, sejaK awal memang dibuat dan dirancang sebagai wisata rekreasi bagi keluarga. Tak heran jika pengunjung yang datang juga banyak bersama keluarganya. Segmen pasar dari berbagai negara namun sejauh ini ada wisatawan Tiongkok, Perancis dan juga Australia, selain memang banyak wisatawan lokal yang datang.

BACA JUGA: Tiap Bulan Ada 150 Kasus Baru HIV/AIDS di Bali

Rata-rata kunjungan per hari mencapai 30 sampai 40 orang per hari. Jika akhir pekan jumlahnya bisa dua kali lipat.

“Sejak mulai dibangun dan beroperasi bulan Juli 2018, konsep tempat Ocean Club Bali ini dibuat fun and family. Pengunjung bisa berenang dengan semua biota laut. Tidak perlu terpisah kalau ingin lihat biota laut seperti penyu, hiu maupun ikan hias,” kata Fransiskus Adi Rahmawan, Owner Ocean Club Bali. (rik)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top