Olahraga

Konsentrasi Jadi Biang Kerok Kekalahan Persebaya dari Bali United

Tim Persebaya Surabaya (ckl)

Kabarbali.com – Persebaya Surabaya hsrus mengakui ketangguhan Bali United pada laga perdana Liga 1. Bentrok Serdadu Tridatu dan Bajul Ijo di Stadion Kapten I Wayan Dipta dimenangkan oleh tuan rumah dengan skor 2-1.

Pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurdjaman punya alasan atas kekalahan timnya. Menurutnya, konsentrasi anak asuhnya adalah biang kerok bagi timnya hingga tak bisa membawa pulang point.

BACA JUGA: Riset UI, Gojek Sumbang Rp1,9 T untuk Ekonomi Denpasar

“Selamat kepada Bali United mengalahkan kami di pertandingan perdana. Meski kalah, tidak perlu tertunduk lesu. Kami tetap menegakkan kepala, karena kami memberikan perlawanan,” ujar pria yang karib disapa Djanur usai laga, Kamis malam, 15 Mei 2019. Ia menilai jalannya pertandingan cukup menarik. Kedua tim sama-sama melakukan serangan yang cukup berbahaya. Ia pun mengapresiasi anak asuhnya yang bermain lugas tanpa keraguan.

“Saya apresiasi anak-anak dalam penampilan perdana, mereka tidak ragu. Sayang dua gol tercipta, dua-duanya soal konsentrasi. Kurang dari sepuluh menit, lemah konsentrasi. Itu akan kami evaluasi. Dari sisi pertandingan berimbang, terjadi jual beli serangan,” tambahnya.

BACA JUGA: Tantang Bali United, Persebaya Ubah Taktik Bermain

Sementara kapten Persebaya Surabaya, Ruben Sanadi sependapat dengan sang pelatih. Ia mengakui konsentrasi menjadi masalah, sehingga mereka harus menelan kekalahan. Ke depan, ia berjanji akan melakukan perbaikan.

“Pertandingan ini berjalan dengan baik. Kami kurang konsentrasi di menit awal. Ini menjadi bahan evaluasi. Setiap pertandingan kami harus siap awal sampai akhir. Mohon maaf kepada semua, kami akan berjuang di pertandingan selanjutnya. Semoga ke depan lebih baik lagi,” katanya. (ckl)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top