Politik

Kembangkan Ekonomi Kreatif, Kadek Dwi Gagas Pasar Seni di Nusa Penida

Kabarbali.com – Calon legislatif (caleg) PDI Perjuangan nomor urut 3 untuk DPRD Bali dapil Klungkung, Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati memiliki beberapa gagasan untuk mengembangkan Gumi Serombotan. Salah satu aspek yang menurutnya bisa dengan cepat meningkatkan kesejahteraan maayarakat adalah sektor pariwisata.

Kabupaten Klungkung, Kadek Dwi melanjutkan, memiliki potensi wisata yang luar biasa. Adalah Pulau Nusa Penida yang diyakininya memiliki potensi luar biasa untuk menaikkan taraf kesejahteraan masyarakat Klungkung secara keseluruhan. Selain itu, potensi pariwisata di Klungkung jika dikelola dengan baik akan membuka lapangan pekerjaan yang luas.

BACA JUGA: Jadi Caleg PDIP, Kadek Dwi Siap Perjuangkan Anggaran Pembangunan Klungkung

Hanya saja, istri dari tokoh masyarakat Ketut Leo itu menilai masih ada beberapa persoalan yang mesti dibenahi, khususnya di Nusa Penida, sebagai kecamatan penyangga pariwisata Klungkung. “Salah satunya adalah infrastruktur baik laut maupun darat. Dermaga dan lalu lintas penyebrangan menuju Nusa Penida harus dikembangkan harus diatur dan dikembangkan dengan baik,” kata Kadek Dwi saat berbincang dengan Kabarbali.com, Jumat 20 Juli 2018.

Untuk kawasan darat, Kadek Dwi menilai infrastruktur darat juga perlu mendapat perhatian serius. Sebab, katanya, luas jalan di Nusa Penida masih tidak terlalu lebar. Padahal, sebagai kawasan destinasi wisata mestinya Nusa Penida didukung dengan infrastruktur darst memadai. Jalannya harus luas dan bagus agar turis nyaman dalam berkendara.

BACA JUGA: Benteng Pulau Bali, I Made Satria Minta Nusa Penida Jadi Prioritas Pembangunan

Pun halnya dengan akses jalan lintas desa yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Baginya, percepatan akses jalan desa menjadi bagian penting yang patut diperjuangkan. Akses jalan desa yang terhubung dan singkat akan menopang perputaran ekonomi kreatif yang akan diperjuangkannya. Salah satunya adalah membangun pusat ekonomi kreatif di Nusa Penida.

“Saya juga memiliki gagasan untuk membuat pusat ekonomi batu bagi masyarakat di Nusa Penida sebagai penopang industri pariwisata yang tengah tumbuh. Misalnya pasar seni di Pejukutan, pasar seni di Desa Sakti juga di Batu Kandik. Seperti pasar di Mentigi, tapi dibuat lebih kreatif dan tertata agar kebutuhan wisatawan akan oleh-oleh terpenuhi,” paparnya.

BACA JUGA: Siap Ngayah, I Made Satria Dorong Pembangunan Infrastruktur Nusa Penida

Dengan begitu, ia percaya kesenian, tradisi dan adat istiadat di Nusa Penida dan Klungkung pada umumnya akan terjaga dengan baik dan dapat menjadi atraksi budaya dalam konteks pariwisata.

“Dengan begitu, wisatawan yang berlibur ke Nusa Penida seperti ke Pantai Atuh, Pantai Suwehan, Pantai Sekartaji dapat berbelanja oleh-oleh di pasar seni ini. Ini bisa menjadi pemasukan bagi masyarakat juga. Saya berkomitmen untuk memperjuangkan hal ini,” kata Kadek Dwi mengakhiri pembicaraan. (dvi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top