Bisnis

Jualan Online Bikin Omset Meledak

Owner @kampungsouvenir (dvi)

Kabarbali.com – Tak dapat dipungkiri, berkembangnya teknologi digital memiliki manfaat besar bagi publik sepanjang dimanfaatkan dengan baik. Salah satunya mereka yang memiliki bidang usaha, bisa memanfaatkan teknologi informasi yang berkembang pesat.

Kepala Subdirektorat Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur Kementerian Perindustrian, Ni Nyoman Ambara Eny menjelaskan, instansinya memiliki program untuk IKM dalam menghadapi industri 4.0, khususnya untuk e-commerce.

BACA JUGA: Gula Semut Bali dan Harapan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

“Kita mulai program ini pada tahun 2017. Sampai sekarang ada ribuan yang sudah terjangkau. Target kita lima ribu yang bisa masuk market place,” kata Eny.

Dengan beralih menggunakan teknologi informasi sebagai ruang bertransaksi, Eny menyebut IKM mendapatkan manfaat cukup besar bagi penjualan yang berimbas pada pendapatan mereka. “Pada tahun 2017 pendapatan mereka Rp168 juta. Pada tahun 2018 naik menjadi Rp2 miliar lebih. Ada peningkatan bagi mereka yang masuk market place,” katanya.

BACA JUGA: Aset Budaya Bangsa, Pengurus Pusat Pesan PSHT Wajib Dijaga

Hanya saja, tak semuanya mengalami kesuksesan bertransaksi. Ia menilai salah satu kendalanya adalah ketiadaan admin dan sistem yang baik yang dimiliki oleh IKM.

“Yang masuk market place tidak semua sukses. Ada keluhan dari mereka. Setelah kita evaluasi ternyata ada IKM yang tidak memiliki tenaga kerja. Ada juga yang tidak memiliki admin. Kita akan tindak lanjuti,” katanya.

BACA JUGA: Salut! Tiap Hari Petugas BPBD Jembrana Gotong Bocah SMP yang Ikut UNBK

Sementara itu, pemiliki @kampungsouvenir, Kurniawan Joko Purnomo mengakui sejak awal ia membuka usaha memang sudah memanfaatkan teknologi digital untuk penjualannya.

“Kita awalnya memang jualan online. Justru baru buka toko itu pada tahun 2014 setelah kami cukup maju penjualannya di online. Selama ini kami menggunakan Shoppee untuk jualan online,” papar dia.

BACA JUGA: Bali Ekspor Alang-alang dan Kepompong ke Luar Negeri

Joko memiliki bisnis fashion berupa mukena Bali dan baju gamis Bali. Ia kini telah memiliki rumah produksi sendiri untuk desain dan motif produknya.

Berkat menjual produknya di Shoppee, penjualannya kini semakin baik. “Penjualan sih ada di beberapa, tapi memang fokusnya di Shoppee. Pelanggan itu kalau saya tanya, mereka suka cari produk di Shoppee. Ya saya fokuskan saja di Shoppee. Sekarang setiap hari saya berhasil menjual 100-200 pcs produk dan terus meningkat,” ujarnya. (dvi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top