Olahraga

HUT ke-80, KONI Perkuat Infrastruktur Olahraga

HUT KONI ke-80 (rik)

Kabarbali.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memperingati ulang tahunnya yang ke-80. Di hari ulang tahun yang menginjak usia setengah abad ini KONI meneguhkan komitmen kuat seluruh stakeholder dan insan olahraga, khususnya di Bali untuk menyiapkan langkah strategis pembinaan yang konsisten, kontinyu dan berkesinambungan menuju prestasi yang berkelanjutan.

Pencapaian gemilang Indonesia pada Asian Games 2018 dengan menempati empat besar, di mana 4 medali (dua emas, satu perak dan satu perunggu) disumbangkan atlet Bali bukanlah prestasi puncak dunia olahraga Bali.

BACA JUGA: Berstandar Internasional, LPSR Resmikan Gedung Baru

Namun, harus berlanjut secara kontinyu di setiap ajang event olahraga, baik di level nasional, regional maupun internasional. Terlebih, kesiapan Bali menghadapi event olahraga nasional empat tahunan, PON Papua tahun 2020 hingga event internasional sekelas Olimpiade Jepang tahun 2020 mendatang.

“Untuk mencapai prestasi olahraga yang konsisten, maka kita harus melalui proses pembinaan yang berkelanjutan dan juga dukungan fasilitas yang memadai. Prestasi harus diciptakan dan tidak hadir secara otomatis apalagi instan,” kata Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, dalam laporannya saat apel olahraga peringatan HUT ke-80 KONI di areal GOR Ngurah Rai, Denpasar, Senin 15 Oktober 2018.

BACA JUGA: 15 Ribu Peserta Akan Hadiri Temu Karya Nasional di GWK

Dikatakannya, Bali memiliki banyak pekerjaan rumah dan permasalahan keolahragaan yang harus dibenahi. Di antaranya dari sisi infrastruktur, fasilitas dan sarana prasarana keolahragaan yang masih minim.

“Bali punya potensi sumber daya manusia olahraga yang potensial. Sayangnya kurang didukung dengan infrastruktur, fasilitas dan sarana prasarana olahraga yang memadai,” papar Suwandi.

BACA JUGA: IMF-World Bank Sukses, Gubernur Bali Ucapkan Terima Kasih

Untuk itu, KONI Bali menagih political will atau komitmen yang kuat dari pemerintah untuk membangun infrastruktur dan fasilitas keolahragaan di Bali. “Kita sangat minim insfrastruktur dan fasilitas olahraga berstandar internasional. Kalau pemerintah mau dan punya political will yang kuat pasti bisa membangun itu,” tegas Suwandi.

KONI Bali juga perlu menyiapkan langkah strategis dan pembinaan berkelanjutan untuk mencetak lebih banyak atlet berprestasi dan menciptakan regenerasi terhadap atlet yang sudah akan memasuki masa pensiun.

BACA JUGA: Bali dan Afrika Selatan Jajaki Kerja Sama

Misalnya dari sisi pembinaan atlet, bagaimana mengimplementasikan sport science yang selama ini dinilai Bali masih jauh ketinggalan dibandingkan daerah lainnya. KONI juga mengajak seluruh stakeholder untuk meningkatkan prestasi keolahragaan di Bali. Apalagi Bali juga sudah mempunyai landasan hukum berupa Perda Keolahragaan.

Terkait minimnya infrastruktur, fasilitas dan sarana prasarana olahraga di Bali, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bali, KN Boy Jayawibawa mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah kabupaten/kota se-Bali akan menyiapkan blue print pembangunan fasilitas keolahragaan.

BACA JUGA: Dua Hal Penyebab Satu Generasi Bali Terancam Punah

“Sejalan dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, pembangunan keolahragaan akan bersinergi dengan kabupaten kota tentu disesuaikan kebutuhan dan kemampuan anggaran yang ada,” ucap Kadisora Bali yang hadir dalam acara HUT ke-80 KONI mewakili Gubernur Bali.

Di sisi lain, atlet selancar Bali Oka Sulaksana dan insan olahraga Anak Agung Tri Candra Arka mengatakan, perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan dan anggaran sudah cukup baik.

BACA JUGA: Atasi Mitra Kukar 1-0, Widodo Soroti Disiplin Pemain

Meski demikian, kedua insan olahraga ini berharap ada perhatian yang lebih besar lagi dari pemerintah daerah baik anggaran dan kebijakan yang berpihak kepada dunia keolahragaan, termasuk komitmen pemerintah untuk membangun infrastruktur olahraga yang bertaraf internasional.

“Perkembangan dan pembinaan olahraga sudah baik, namun perhatian pemerintah juga harus ditingkatkan lagi baik kebijakan dan anggarannya. Ke depan, fasilitas olahraga juga harus ditambah untuk menyelenggarakan event-event olahraga yang bertaraf internasional”, pungkas Anak Agung Tri Candra Arka yang juga Ketua Pengprov Tarung Drajat Provinsi Bali.

BACA JUGA: Subro Mulissy Kaget Terpilih Jadi Anggota KPU Denpasar

Hal senanda juga diungkapkan pengurus KONI Bali Bidang Hubungan Luar Negeri dan Sport Tourism, I Dewa Putu Susila. Ia mendorong pemerintah segera merancang blue print pengembangan sport tourism di Bali.

Bahkan gagasannya soal sport tourism ini sudah diakomodir masuk dalam pasal tersendiri dalam Perda Keolahragaan yang telah disahkan DPRD Bali pertengahan tahun ini.

BACA JUGA: Kagum Fasilitas Stadion Dipta, RD: Serasa di Luar Negeri

“Pada HUT tahun ini pesan KONI bisa berkontribusi pada peningkatan pendapatan daerah. Kita bisa kembangkan pemasukan dari dunia olahraga dengan event olahraga berskala internasional yang tak hanya bisa mendatangkan wisatawan namun juga akan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat”, katanya.

Sementara itu, rangkaian HUT ke-80 KONI yang digelar KONI Bali ini sebelumnya juga diisi dengan sarasehan keolahragaan, senam dan kerja bakti di areal GOR Ngurah Rai. (rik)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top