Siapa Dia

Gus Oka Optimis NasDem Gemilang di Pemilu 2019

Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa (dmb)

Kabarbali.com – Tahapan pendaftaran calon legislatif (caleg) usai dilakukan. Seluruh partai telah mendaftarkan jagonya untuk bertarung merebut kursi wakil rakyat mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota. Salah satunya adalah Partai NasDem.

Ya, partai yang terkenal dengan jargon ‘politik tanpa mahar’ itu juga telah mendaftarkan calegnya di seluruh Bali ke KPU masing-masing tingkatan. Politik tanpa mahar sendiri bukan isapan jempol, bukan pula bualan tanpa bukti.

Sejumlah politisi merasakan bagaimana praktik politik tanpa mahar ini dijalankan NasDem. Partai besutan Surya Paloh itu memang seakan ‘melawan arus’ di tengah hiruk pikuk politik Indonesia. Tapi itulah NasDem.

BACA JUGA: ‘Diantar Jokowi’ Pakai Ontel, NasDem Bali Daftar Caleg ke KPU

Tekadnya hanya satu, mengubah watak koruptif pemimpin yang diawali sejak ia berproses. Menurut Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa, politik tanpa mahar yang merupakan pengejawantahan ‘restorasi Indonesia’.

“Kami ingin menawarkan bagaimana pelaksanaan pileg dan pilpres berjalan demokratis, terbebas dari prakik KKN, pragmatisme, perilaku transaksional dan lainnya,” kata Oka Gunastawa saat berbincang dengan Kabarbali.com, Sabtu 21 Juli 2018.

Pada pencalegan kali ini, tak satu pun calon wakil rakyat itu dimintai mahar. Sebaliknya, NasDem justru harus mengeluarkan kocek untuk membantu caleg memenuhi beberapa persyaratan.

BACA JUGA: Bedol Desa, DPC Gerindra Bangli Hijrah ke NasDem

“Misalnya mereka tidak bawa materai ya, kami yang belikan. Begitulah kira-kira. Sama sekali tak ada mahar yang kami bebankan kepada para caleg kami,” jelasnya.

Sejumlah nama tenar masuk dalam daftar calon legislator partai dengan jargon ‘Sing NasDem Sing Keren’ itu. Di sembilan kabupaten/kota, nama-sama sohor bercokol. Potensi mendulang suara dan penambahan kursi di DPRD Bali pada Pileg 2019 terbuka lebar.

Apalagi, Partai NasDem terkonsolidasi dengan baik. Titik start-nya adalah saat memenangkan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) pada Pilkada serentak 27 Juni lalu.

BACA JUGA: Gerindra Bantah Klaim NasDem Soal Kader di Bangli Hijrah Massal

Politisi muda yang disapa Gus Oka itu melanjutkan, seluruh daerah berpotensi menaikkam suara NasDem. “Di Gianyar, Jembrana, Tabanan, Buleleng, Karangasem, Badung, Klungkung, Bangli dan Kota Denpasar amat berpotensi mengirimkan wakil kami ke Dewan Bali,” kata Gus Oka.

Ia optimistis di masing-masing daerah terbentuk satu fraksi. Caleg yang ditawarkan NasDem sebagai produk politik sedapat munkin merupakan figur yang memiliki kapasitas dan elektabilitas yan mumpuni untuk menghadirkan gerakan perubahan menjadi upaya nyata.

Seleksi ketat dilakukan sebelum menjatuhkan pilihan. Ada banyak indikator, salah satunya adalah integritas personal yang bersangkutan. “Saat ini kami memiliki fraksi di dua wilayah yakni Karangasem dan Buleleng. Untuk Pileg 2019 kami optimiatis target fraksi penuh di semua kabupaten/kota tercapai,” tegas Gus Oka.

BACA JUGA: Politik Tanpa Mahar, Alasan Gek Rani Hijrah dari Demokrat ke NasDem

Tokoh asal Karangasem itu melanjutkan, beberapa indikatornya adalah dukungan luas dari publik terhadap Partai NasDem. Ya, rupanya program NasDem sudah dikenal dengan baik oleh masyarakat.

Derasnya keterbukaan informasi membuat mereka faham jika NasDem satu-satunya partai yang menolak mahar politik. Di sisi lain, struktur partai yang terkonsolidasi dengan baik pada Pilgub lalu menambah keyakinan Gus Oka akan tercapainya target politik NasDem.

“Hampir seluruh daerah struktur partai terkonsolidasi dengan baik. Yang perlu dikonsolidasikan ulang adalah di Kabupaten Bangli,” kata dia. Gus Oka pun optimistis dapat mengirimkan dua kadernya untuk duduk di Senayan. Sebabnya, Pileg 2019 bersamaan dengan Pilpres 2019.

BACA JUGA: 2019 Ganti Presiden, Gerindra Bali Dorong Caleg Sosialisasikan Prabowo

“Prinsipnya, point-nya untuk pileg ini bersamaan dengan pilpres. Ada misi juga bagi kami memenangkan pilpres. Kita akan berusaha sekuat tenaga memenangkan Jokowi. Pada saat yang sama, kemenangan itu harus didukung perolehan suara signifikan di parlemen dari pusat sampai daerah,” tuturnya.

“DPR RI target khusus dari hasil Rakorsus yakni 100 kursi harus kita tebus. Kita ingin memastikan, dengan kehadiran kita di parlemen restorasi Indonesia bisa kita jalankan,” tambah Gus Oka. (ban)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top