Politik

Di Istana Bogor, PBB Nyatakan Dukungan untuk Jokowi

Jokowi mendapat dukungan dari PBB (net)

Kabarbali.com – Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf Amin) kembali mendapat amunisi dukungan dari Partai Bulan Bintang (PBB).

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra menyatakan dukungan partainya untuk Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres yang digelar 17 April 2019. Perttemuan itu digelar di Istana Bogor. Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

BACA JUGA: Belanja Pakai Uang Kepeng, Sensasi Bali Tempo Dulu di Peken Nusantara

Ditemui di Masjid Baitussalam yang berada di kompleks Istana Presiden Bogor, Yusril mengaku partainya menyatakan dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin pada pesta demokrasi tahun depan itu. “(Pernyataan dukungan) itu nanti akan disampaikan pada Januari. Akan ke sana arahnya. Insya Allah, karena kan sudah sama-sama,” kata Yusril, Jumat 30 November 2018.

Tak kaget atas dukungan yang diberikan Yusril. Sebab, sebagai pribadi, sejak awal November 2018 Yusril telah menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Yusril mengaku telah menemui 24 jajaran pengurus wilayah PBB.

BACA JUGA: Fipper, Sandal Keren dengan Harga Terjangkau

Umumnya, Yusril menjelaskan, mereka memahami langkah politik yang diambilnya. “Mereka semua memahami apa yang saya laksanakan selama ini. Insya Allah nanti akan diputuskan pada bulan Januari 2019,” ungkapnya.

Yusril mengaku bahwa selama ini tidak berseberangan dengan Presiden Joko Widodo. “Sebenarnya tidak berseberangan. Pak Jokowi pasti paham bahwa kadang-kadang ada kritik disampaikan. Akan tetapi, semua itu dengan niat yang baik. Kritik yang konstruktif ya, bukan asal kritik tanpa alasan. Karena niatnya baik, beliau juga mendengarkan dan mempertimbangkan. Kalau sesuai ya, dilaksanakan. Kalau tidak sesuai ya, tidak dilaksanakan. Itu saja,” jelas Yusril.

BACA JUGA: PT Abraham Jaya Group Luncurkan Online Travel Agent ‘Myhotrip.com’

Yusril juga mengaku bahwa Jokowi menanyakan sejumlah persoalan-persoalan hukum kepada dirinya. “Baik beliau tanya maupun beliau tidak tanya, ya, saya sampaikan. Ada yang beliau peritimbangkan, mudah-mudahan membawa manfaat bagi kehidupan bangsa dan negara kita,” kata Yusril.

Pada Januari 2019 PB akan melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas). Ia menampik informasi yang berkembang di media sosial, seakan-akan PBB berhadap-hadapan dengan Jokowi. Padahal, Yusril melanjutkan, antara PBB dan Jokowi terjalin komunikasi yang cukup harmonis.

BACA JUGA: Rai Wirajaya: Maknai Hari Pahlawan dengan Menghormati Perbedaan

“Jadi, tidak seperti yang dikemukakan dalam banyak media sosial yang seolah-olah dibuat antagonis seperti itu. Kenyataannya tidak demikian. Kami dengan Pak Jokowi ini baik-baik saja, ketawa-ketawa saja,” kata Yusril sambil tertawa.

Presiden Joko Widodo yang berada di samping Yusril ikut ikut tertawa. Menurutnya, ia dan Yusril sudah kenal cukup lama, tepatnya ketika ia masih menjadi Wali Kota Solo, Jawa Tengah. Atas kedekatannya itu, Jokowi bahkan menyebut jika ia dan Yusril adalah sahabat yang cukup karib.

BACA JUGA: Partisipasi Pegadaian di LBF 2018, Peserta Lari Dapat Emas di “Sunset Colour Run”

“Saya dengan beliau ini (Yusril) sudah kenal lama. Saat wali kota sudah kenal baik. Saat menjadi gubernur juga saya sering ketemu. Malah saya pernah ke rumah Prof Yusril. Jadi, menurut saya, dengan beliau ini kawan dan sahabat yang akrab dan baik,” kata Presiden Joko Widodo.

Dalam pertemuan itu, Jokowi mengaku mendiskusikan banyak hal, salah satunya adalah berkaitan urusan ketatanegaraan. “Ya, berbicara banyak mengenai negara, terutama ketatanegaraan,” tutur Jokowi. (snd)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top