Olahraga

Cetak Pemain Berkelas Dunia, Yayasan Gobolabali Bangun Kampung Bola Internasional

Yayasan Gobolabali bekerjasama dengan Desa Adat Kutuh membangun Kampung Bola Internasional (ban)

Kabarbali.com – Yayasan Gobolabali yang bergerak di bidang pembinaan usia dini atlet sepakbola menggagas kampung bola internasional.

Ketua Umum Yayasan Gobolabali, I Gusti Putu Agung Nuaba menjelaskan, program kampung bola internasional bertujuan untuk pembinaan fundamental sepakbola bertaraf internasional. Lokasinya mengambil tempat di Desa Kutuh dan Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

BACA JUGA: Ditangkap Polda Bali, Sudikerta Langsung Ditahan

Di lokasi ikon ini nantinya juga akan dijadikan tempat hitung mundur kick-off pertama event Badung International Football Championship untuk kategori U-13 yang akan diselenggarakan pada 6-13 Juli 2019. Rencananya, event ini akan digelar di Stadion Beji Mandala Desa Pecatu dan Lapangan I Ketut Lotri Desa Kutuh. “Peserta yang hadir ditargetkan 12 tim. Enam sampai delapan tim dari luar negeri dan sisanya dari Indonesia,” papar Agung.

Kerja sama antara Yayasan Gobolabali dengan Desa Kutuh diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan cita-cita melahirkan pemain bintang dunia yang didapat dari gelaran annual event Badung International Football Championship tersebut.

BACA JUGA: Jelang Coblosan, Oka Gunastawa Cek Kesiapan Kader NasDem Bali

“Ini juga untuk menjawab harapan Presiden RI melalui Inpres Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbola Nasional, yang beberapa point penting dalam Inpres tersebut adalah membuat kompetisi amatir bertarap lokal, nasional dan internasional dan membuat training center pembinaan sepakbola,” katanya.

“Kami sudah melaksanakan Inpres tersebut. Bahkan untuk training center bertarap internasional kami berencana bekerjasama dengan salah satu Klub Sepakbola Eropa yaitu Levante dari Spanyol yang rencananya pada saat peresmian pejabatnya akan turut hadir sekaligus melakukan survei kemungkinan bentuk kerja sama program ini,” tambah Agung.

BACA JUGA: Bawa Peluru, Turis Asal Meksiko Diamankan di Bandara Ngurah Rai

Jro Bendesa Adat Kutuh, Made Wena menyambut baik kerja sama yang diinisiasi oleh Yayasan Gobolabali. Menurut Wena, kerja sama itu terjalin berkat kesamaan visi dan misi kedua belah pihak, utamanya dalam hal pengelolaan kawasan di Desa Adat Kutuh.

“Kami tengah mengembangkan sport tourism sebagai sala satu andalan kami di kawasan Culture Park Gunung Payung ini. Gayung bersambut, Yayasan Gobolabali memiliki inisiasi untuk melakukan pengembangan terhadap hal itu. Kami berharap gagasan ini nantinya bisa menjadi branding baru bagi kami, selain memang obyek wisata yang sudah ada di sini,” harap Wena. (ban)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top