Gaya

Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris Melalui Ekspresi Seni Ala English First

Press conference program English First Holiday Academy (red)

Kabarbali.com – Di Era Globalisasi saat ini, Bahasa Inggris merupakan media komunikasi mendasar yang harus dipersiapkan sejak usia dini guna menghadapi persaingan dan perkembangan dunia yang semakin dinamis.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan Bahasa Inggris, tuntutan akan kemampuan literasi anak di usia dini sangat berperngaruh untuk masa depan yang baik. Hasil penelitian terbaru pendidikan dalam P21 Framework for 21st Century Skills menyatakan bahwa keberhasilan dan kesuksesan anak dipengaruhi oleh keterampilan berkomunikasi, literasi (informasi dan teknologi), bersosialisasi dan berkolaborasi melalui penggunaan bahasa, terutama Bahasa
Inggris.

BACA JUGA: Nikmati Sensasi ‘Bali Food & Wine Festival’ di Rumah Luwih Gianyar

Salah satu lembaga yang aktif dalam literasi Bahasa Inggris adalah English First (EF). Sebagai lembaga pendidikan Bahasa Inggris, beragam cara diupayakan agar materi pendidikan dapat terserap dengan cepat, utamanya oleh murid anak-anak. Dalam kerangka itu, English First meluncurkan program baru yang diberi nama English First Holiday Academy dengan tema English Learning through Artistic Expression.

Center Director English First Bali, Astri Azas Asih menjelaskan, tahun ini menjadi momentum bagi English First untuk menghadapi tantangan baru dari tahun sebelumnya. “Hal ini juga diharapkan oleh English First untuk melangkah lebih maju dan berkembang. English First telah membantu lebih dari 10 juta anak hingga remaja di seluruh Indonesia yang mampu bersaing dalam bidang Bahasa Inggris di kelas internasional,” kata Astri saat peluncuran program di Kantor English First Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Sabtu 4 Mei 2019.

BACA JUGA: Beroperasi Lagi, Trans Sarbagita Lalui Bandara Ngurah Rai

Ia menjelaskan, English Learning Through Artistic Expression adalah program yang diluncurkan lembaganya untuk menyambut masa liburan sekolah. Program ini dirancang selama dua minggu pada masa libur sekolah, di mana kelas aktif belajar dilakukan setiap hari mulai Senin hingga Jumat. “Program ini mengkhususkan belajar Bahasa Inggris selama libur sekolah berlangsung,” ucapnya.

Ada dua kelas yang dibuka. Pertama yakni kelas story tellers yang dikhususkan untuk anak usia 3 hingga 7 tahun. “Fokus ekspresi seninya berupa mendongeng dan menyanyi. Jadi kami memfokuskan siswa belajar cara mengucapkan kata, belajar produksi cerita,” papar dia.

BACA JUGA: 96 Siswa PSHT Naik Tingkat, Diminta Harumkan Nama Bali

Program kedua yakni on stage yang dibuka untuk anak usia 8 hingga 14 tahun. Di kelas ini, belajar Bahasa Inggris dititikberatkan pada permainan peran atau pertunjukkan. Untuk mendukung progran tersebut, English First menghadirkan aktris Happy Salma yang langsung ikut berpartisipasi pada pembelajaran seni peran pertunjukkan bersama siswa.

Happy menilai seni peran bukan hanya melulu menjadi aktor. “Tidak. Seni peran itu bentuk bagian ekpresi, olah rasa dan olah jiwa. Saya sendiri punya kelas akting. Ada beberapa aktor yang akan ikut film belajar dulu di kelas saya. Tapi banyak profesi lain yang bergabung untuk kepercayaan diri, mengolah rasa. Ini dunia mengenal diri sendiri. Dari akting kita tahu karakter kita,” ujarnya.

BACA JUGA: Jualan Online Bikin Omset Meledak

Ia menilai ada keserasian program antara lakonnya selama ini dengan perkembangan pembelajaran Bahasa Inggris. “Bahasa Inggris itu penting sekali di dunia belakangan ini. Saya pernah diminta menjadi juri salah satu casting. Banyak yang diskualifikasi karena syaratnya Bahasa Inggris. Banyak talenta di Indonesia salah satu kendalanya Bahasa Inggris. Film dan pertunjukkan saya sekarang juga dibawa ke luar negeri. Itu kerasa banget pentingnya Bahasa Inggris,” tutur dia.

Di sisi lain, Regional Director English First Indonesia, Elisabeth Maria menjelaskan lembaganya mulai hadir di Bali pada tahun 2000 silam. Saat ini lembaganya telah memiliki 73 center di 55 negara. “Kami memiliki 550 kantor di seluruh dunia dan sudah hadir di Indonesia sejak 33 lalu. Di Bali ini merupakan center di Indonesia paling besar dengan jumlah siswa dan pengajar terbanyak,” katanya. (red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top