Bisnis

Biaya Pengabenan Mahal, Asuransi AXA Mandiri Laris Manis di Bali

Director of in-Branch Channel AXA Mandiri, Hengky Oktavianus (ban)

Kabarbali.com – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meresmikan kantor layanan nasabah atau Customer Care Corner (CCC) di Rumah Sakit Umum Kasih Ibu, Denpasar, Kamis 11 Oktober 2018. Peresmian kantor CCC ini merupakan wujud komitmen AXA Mandiri untuk lebih dekat kepada nasabah serta memperkuat penetrasi di Bali.

Director of in-Branch Channel AXA Mandiri, Hengky Oktavianus menjelaskan, pertumbuhan AXA Mandiri di Bali merupakan yang tertinggi secara nasional. Tiap hari, AXA Mandiri mendapatkan 40 nasabah baru di Bali atau setara dengan 20 persen dari pertumbuhan nasional.

BACA JUGA: Peran Politisi Perempuan Semakin Diperhitungkan

Hengky menjelaskan, pertumbuhan yang cukup tinggi di Bali oleh karena AXA Mandiri mem-backup hingga nasabah meninggal dunia.

“Di Bali ini kami lebih mudah mendapatkan nasabah, khususnya masyarakat Bali asli, karena jika mereka meninggal, mereka akan diaben dan itu perlu biaya yang cukup besar,” kata Hengky, Jumat 12 Oktober 2018.

BACA JUGA: Tri Hita Karana Forum Sejalan dengan Visi Pembangunan Bali

Menurutnya, masyarakat Bali memikirkan proteksi dalam jangka panjang mengenai pembiayaan wafatnya mereka. “Itu yang membuat kita sedikit lebih mudah mencari nasabah, karena masyarakat Bali memikirkan ke depannya jika terjadi sesuatu, biaya ngaben sudah terproteksi atau terjamin,” ujarnya.

Di sisi lain, pemahaman masyarakat Bali terhadap asuransi cukup baik lantaran memang didorong oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

BACA JUGA: Sah! Busana Adat dan Bahasa Bali Resmi Diberlakukan

Hal lainnya, pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan kedua sebesar 6,09 persen (yoy) yang lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional pada periode sama sebesar 5,27 persen (yoy) turut menyumbang tumbuhnya AXA Mandiri di Pulau Dewata.

Hal itu ditambah dengan sektor jasa keuangan yang cukup baik di Bali. Hal ini terlihat pada survei OJK pada tahun 2016 di mana tingkat literasi keuangan di Bali sebesar 37,5 persen atau di atas rata-rata nasional sebesar 29,7 persen.

BACA JUGA: Pecalang dan Sandhi Murti Bubarkan Demo Aliansi Mahasiswa Papua

Tingkat inklusi keuangan di Bali berada pada level 76 persen, juga di atas rata-rata nasional sebesar 67,8 peraen. Bahkan, tingkat inklusi keuangan Bali ini berada di level tertinggi ketiga nasional setelah Jakarta (78,18 persen) dan Yogyakarta (76,73 persen).

Sementara itu, inflasi provinsi Bali pada triwulan II-2018 tercatat sebesar 3,47 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang sebesar 3,12 persen (yoy).

BACA JUGA: Banyak Rumah Warga Jembrana Rusak Imbas Gempa Situbondo

Inflasi sektor kesehatan sebesar 3,09 persen turut menjadi penyumbang tertinggi pada inflasi di Bali. Peningkatan ini didorong oleh inflasi sub kelompok obat-obatan dan sub kelompok perawatan jasmani dan kosmetika.

Sementara itu, Kantor CCC di Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar merupakan yang ke delapan di Indonesia dan merupakan kota ketujuh setelah Medan, Palembang, Bandung, Jakarta, Semarang dan Surabaya.

BACA JUGA: Temukan Kejanggalan CPNS 2018, Laporkan ke Togar Situmorang

“Di Kantor CCC ini nasabah bisa mengakses layanan langsung terkait AXA Mandiri yakni seputar informasi produk asuransi dan polis nasabah, penanganan keluhan, pengajuan klaim, perubahan data polis, layanan express claim dan layanan nasabah lainnya,” papar Hengky.

Hadir pada acara peresmian itu di antaranya Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar dr I Wayan Kesumadana, Perwakilan Bank Mandiri Wilayah XI Bali & Nusa Tenggara, Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK Regional Bali dan Nusa Tenggara Husein Triarso serta segenap manajemen AXA Mandiri dan Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar. (ban)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top