Peristiwa

Arus Deras Selat Bali Hempaskan KMP Nusa Dua

KMP Nusa Dua Kandas di Selat Bali (ist)

Kabarbali.com – Cuaca buruk yang ditandai angin kencang dan gelombang tinggi membuat arus di perairan Selat Bali menjadi tak bersahabat. Akibat hal itu, KMP Nusa Dua terseret arus dan kandas ke perairan dangkal.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, KMP Nusa Dua berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk sekira pukul 06.35 WITA pada Jumat, 12 Oktober 2018.

BACA JUGA: Buruknya Internet di Indonesia Jadi Bom Waktu Bencana Siber

Tak ada kendala berarti yang dialami kapal yang dinahkodai M Arifin itu dalam pelayarannya. Nahas terjadi justru ketika kapal hendak sandar di Pelabuhan Gilimanuk.

Angin yang bertiup kencang membuat gelombang arus laut di Pelabuhan Ketapang meninggi. Arus deras membuat besi mengambang itu tak berdaya dan mengempaskannya ke selatan hingga kandas di perairan dangkal sekira tiga kilometer dari dermaga.

BACA JUGA: Ditemani Koster, Jokowi Nikmati Karnaval Budaya Bali

Beruntung KMP Nusa Dua berhasil bertahan sehingga tidak semkain jauh terseret arus. Untuk menunggu air pasang dan arus melemah, KMP yang memuat 7 unit truk sedang, 4 mobil kecil atau mobil pribadi dan 11 sepeda motor serta 28 orang penumpang itu mengapung di perairan sebelah barat Gelung Kori lingkungan Pengiuman, Gilimanuk.

Baru sekitar dua jam mengapung karena hanyut, KMP Nusa Dua mulai bisa bergerak menuju Pelabuhan Gilimanuk lantara arus sudah mulai melmah.

BACA JUGA: Cok Ace Dorong Masyarakat Jadi Subyek Desa Wisata

KMP Nusa Dua bisa sampai dan sandar di Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 10.00 WITA. Kepala Kantot Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) kelas III atau Syahbandar Gilimanuk, Nyoman Suryantha dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut.

Setelah sekitar tiga jam kandas, Suryantha menjelaskan kapal tersebut bisa melakukan gerak kembali dan sandar dengan selamat di Pelabuhan Gilimanuk.

BACA JUGA: Basarnas Beli 2 Unit Helikopter dan Kapal Canggih

“Setelah sandar, KMP Nusa dua lalu bongkar muatan, kemudian dilakukan dengan pemeriksaan teknis. Kondisi kapal dan mesin dalam kondisi aman, tidak mengalami kerusakan, sehingga bisa kembali melayani penyebrangan,” terangnya. (dwb)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Populer

To Top